Berbagi Tips

Syarat Tumbuh Anggrek: Cahaya Matahari

Cahaya matahari adalah salah satu unsur pokok yang dibutuhkan oleh anggrek. Sebagaimana pada tanaman lainnya, cahaya matahari diperlukan sebagai sumber energy yang berguna dalam fotosintesis. Proses fotosintesis akan menghasilkan energi yang diperlukan untuk pertumbuhan seluruh struktur anggrek mulai dari daun, tangkai, bunga, batang, biji dan lain sebagainya. Memperhatikan intensitas cahaya adalah salah satu langkah penting dalam menanam atau budidaya anggrek. Hal ini dikarenakan kebutuhan jumlah dan intensitas cahaya matahari yang diperlukan berbeda-beda pada setiap jenisnya. Untuk mengetahui jumlah dan intensitas cahaya yang diperlukan oleh anggrek tertentu sebenarnya sangat mudah dengan mengetahui habitat asli anggrek tersebut. Akan tetapi tidak semua orang dapat melakukan pengamatan langsung terhadap habitat asli anggrek karena lokasinya yang bisa saja sangat sulit untuk dijangkau.

Pun sekarang, zaman sudah semakin berkembang dan klasifikasi terhadap kebutuhan pencahayaan anggrek sudah banyak dicatat oleh para ahli botani dan pembudidaya sehingga kita bisa dapat mengetahui informasi tersebut dengan sangat mudah.

Berdasarkan dari kebutuhan terhadap cahaya anggrek bisa dibagi menjadi lima kelompok, yaitu anggrek yang membutuhkan penyinaran matahari langsung (full sun), anggrek yang membutuhkan cahaya terang (high light), anggrek yang membutuhkan pencahayaan sedang (medium light), anggrek dengan kebutuhan lingkungan teduh (low light) dan anggrek yang mampu hidup dilingkungan sangat teduh (full shade).

Secara modern, intensitas cahaya juga bisa diketahui dengan lebih akurat menggunakan light meter. Akan tetapi jarang pembudidaya yang menggunakan alat ini karena harganya yang mahal. Dari alat tersebut cahaya dihitung menggunakat satuan foot-candle (fc). Alat ini biasanya digunakan pada kegiatan fotografi. Untuk kategori cahaya full sun dinyatakan lebih dari 5.000 fc, terang (high light) antara 3.000fc sampai 5.000fc, sedang (medium light) 2.000fc sampai 3.000fc, teduh (low light) 1.000fc sampai 2.000fc dan sangat teduh (full shade) 1.000fc sampai 1.500fc.

Untuk memudahkan para pembaca dalam mencari informasi tentang kebutuhan cahaya matahari untuk beberapa jenis anggrek, berikut ini kami sajikan dalam sub-bab di bawah ini.

Jenis-Jenis Anggrek dengan Kebutuhan Pencahayaan Penuh (Full Sun)
  1. Aerides krabiense (anggrek spesies Thailand dan Malaysia)
  2. Arachnis (Anggrek tanah/Anggrek Kalajengking)
  3. Bullbophyllum nabawanensi (Anggrek spesies Sabah dan Kalimantan)
  4. Dendrobium lineale (Anggrek spesies Papua)
  5. Grammatophyllum (hampir semua jenis)
  6. Laelia robuscens (spesies Meksiko)
  7. Hampir semua jenis Vanda
  8. Hampir semua Onchidium

 

Jenis-Jenis Anggrek dengan Kebutuhan Pencahayaan Terang (High Light)
  1. Hampir semua jenis anggrek Dendrobium
  2. Hampir semua jenis anggrek Angraecum (mirip Vanda)
  3. Hampir semua jenis Bullbophyllum
  4. Hampir semua jenis Cirrbopetalum
  5. Cologyne Pandurata (Anggrek Hitam)
  6. Cologyne Speciosa


 Jenis-Jenis Anggrek dengan Kebutuhan Pencahayaan Sedang (Medium Light)
  1. Hampir semua jenis Cattleya
  2. Hampir semua jenis Phalaenopsis
  3. Hampir semua jenis Paphiopedilum

 

Jenis-Jenis Anggrek dengan Lingkungan Teduh (Low Light)
  1. Sebagian dari jenis Phalaenopsis dan Paphiopedilum juga mampu bertahan di lingkungan teduh.


 Jenis-Jenis Anggrek dengan Lingkungan Sangat Teduh (Full Shade)
  1. Dendrobium jacobsonii
  2. Phalaenopsis corningiana
  3. Phalaenopsis gigantea

 

Tips Mendapatkan Tampilan Bunga Anggrek yang Sempurna:
Jangan mengubah arah dan letak pot/media tanam ketika kuncup sudah mulai tebentuk pada tangkai bunga. Hal ini disebabkan tangkai bunga selalu condong ke arah sumber cahaya. Ketika posisi atau arah pot diubah maka secara langsung anggrek akan mengeluarkan lebih banyak energi untuk mengubah arahnya kembali ke sumber cahaya dan ini biasanya mengakibatkan tampilan bunga menjadi kurang sempurna.

Ciri-ciri Anggrek yang Kekurangan Cahaya

Anggek yang kurang mendapatkan suplai sinar matahari akan mengalami pertumbuhan yang tidak normal. Adapun gejala-gejala yang bisa dilihat antara lain:

  1. Pertumbuhannya menjadi lambat.
  2. Daunnya lemas, kurus, memanjang, dan berwarna hijau pekat.
  3. Bunga yang dihasilkan tidak sempurna atau bahkan tidak berbungan sama sekali.

Ciri-ciri Anggrek yang Kelebihan Cahaya

Anggrek yang menerima kelebihan cahaya juga akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhannya atau bahkan bisa mati. Ciri-ciri anggrek yang kelebihan cahaya adalah:

  1. Sel-sel daun rusak
  2. Daun menguning karena terbakar
  3. Anggrek menjadi terlalu cepat dewasa yang ditandai oleh berhentinya pertumbuhan sebelum mencapai ukuran normal.

Teknik Memindah Anggrek untuk Mendapatkan Pencahayaan yang Pas

Ketika ditemukan anggrek yang kelebihan cahaya atau kekurangan cahaya sebaiknya segera melakukan pemindahan ke tempat yang terang atau sebaliknya. Pemindahan juga harus dilakukan secara bertahap agar anggrek dapat beradaptasi dan tidak stress akibat adanya perubahan yang drastis. Anggrek yang sudah terlanjur di tempatkan pada lingkungan yang teduh jika dipanaskan daunnya akan mudah terbakar. Oleh karena itu sebelum menempatkan anggrek pada suatu tempat maka pemilihan lokasi berdasarkan jenis anggrek sesuai dengan kebutuhan pencahayaanya sangat penting dilakukan.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.