Grammatophyllum

Mengenal Anggrek Grammatophyllum scriptum Mekar Bunga Berbulan-bulan

Momen yang paling ditunggu-tunggu pemilik anggrek adalah disaat mekar bunga. Semua anggrek memiliki keindahannya masing-masing, tak luput juga untuk Grammatophyllum scriptum. Dari berbagai macam genus, Grammatophyllum termasuk anggrek unik karena hampir seluruh spesiesnya memiliki karakter bunga dengan motif seperti rangkaian huruf. Kelangkaan dan jenis spesies yang sedikit menjadikan genus ini primadona bagi pembudidaya dan kolektor.

Bagi anda yang sedang tergila-gila untuk mengoleksi anggrek, maka Grammatophyllum scriptum bisa menjadi koleksi sempurna.

Keunikan Bunga, Bulb, Akar dan Daun

Grammatophyllum scriptum memilik bunga cantik dan bisa mekar hingga 3 bulan. Bunga memilik warna utama hijau mengkilat dengan bintik coklat. Terdapat banyak variasi warna dan corak mulai dari ungu dan putih. Diameter bunga cukup besar bisa mencapai 5 cm. Tangkai bunganya tumbuh ke atas dari pangkal rumpun memanjang hingga 1 meter. Dalam satu tangkai bunga terdapat puluhan kuntum bunga.

Daunnya panjang sekitar 50 hingga 100 cm dan muncul dari pucuk bulb. Dalam satu bulb biasanya tumbuh daun hingga 2-3 helai. Bulb terlihat gemuk dan berwarna hijau terang saat masih muda dan semakin pekat ketika tanaman sudah tua.

Keunikan lain dari Grammatophyllum scriptum adalah akar anginnya yang lebat. Ini menjadi pemandangan tersendiri yang dapat dinikmati selain keindahan bungannya. Kelebatan akar angin tersebut bisa menyesuaikan dengan media tanamnya. Semakin besar media tanam, maka akan semakin lebat akar angin yang muncul.

Merawat Anggrek Grammatophyllum scriptum Agar Terlihat Sempurna

Bunga Anggrek Grammatophyllum scriptum

Merawat anggrek sehingga berpenampilan segar dan kokoh merupakan cita-cita bagi setiap kolektor dan pembudidaya.

Jika dirawat dengan baik, anggrek ini memilki body elok. Bulb (pseudobulb) yang tumbuh sempurna bisa membesar seukuran bola tenis dan memanjang ke atas setinggi 20 hingga 24 cm. Dengan asupan nutrisi yang cukup bulb tersebut akan tumbuh rapat membentuk rumpun-rumpun yang cukup sedap dipandang mata. Dedaunan yang terlihat segar muncul di pucuk-pucuk bulb menambah kesan densitiy yang apik.

Jika kesempurnaan itu tercapai, maka sudah dapat dipastikan bunga yang keluar nantinya juga akan indah.

Tips Grammatophyllum scriptum Agar Cepat Berbunga

Kami memiliki strategi khusus untuk membuat si elok ini cepat berbunga. Sebenarnya sangat mudah dan kuncinya pada akar angin. Namun teknik ini sebatas jika penanaman anggrek dilakukan pada media pot dengan alasan agar lebih mudah mengontrol akar anginnya. Pada media pot akar angin dibiarkan selama mungkin hingga memenuhi seluruh ruangan. Jika sudah penuh, maka bunga akan segera muncul.

 

Alasannya cukup sederhana, yaitu ketika akar sudah semakin banyak dan media tanam yang dibutuhkan semakin sempit, maka secara otomatis tanaman akan berusaha mempertahankan diri dengan mengeluarkan bunga untuk menjaga kelangsungan regenerasi.

Namun demikian repotting tetap perlu dilakukan setelah masa bunga habis untuk menjaga kelangsungan pertumbuhan berikutnya.

Memperbanyak Tanaman dengan Teknik Splitting

Grammatophyllum scriptum dapat diperbanyak melalui teknik splitting. Teknik ini dapat dilakukan oleh siapapun tanpa bantuan teknologi canggih. Caranya sangat mudah yaitu memisahkan rumpun dewasa menjadi beberapa bagian.

Splitting dilakukan terlebih dahulu dengann memilih tanaman yang sudah menggerombol besar. Untuk mempercepat proses pengembang-biakan diusahakan agar pemisahan dilakukan pada bulb yang masih memiliki daun. Jumlahnya disarankan minimal 2-3 bulb per-plant, untuk mempercepat munculnya tunas baru. Setelah dipisah angin-anginkan atau dibiarkan pada ruang terbuka selama 1 hari atau minimal 3 jam.

Tujuannya agar tidak terlalu lembab di wilayah perakaran. Setelah itu direndam dengan larutan fungisida selama 3 jam dan tiriskan kembali sampai kering kemudian siap ditanam.

Bulb yang tidak memiliki daun juga bisa di split dengan cara berikut ini:

  1. Pemisahan dilakukan per-bulb
  2. Bersihkan seluruh akarnya hingga tidak tersisa
  3. Rendam dengan fungisida selama 3 jam
  4. Letakkan pada rak dengan alas mos tipis sampai ada tanda-tanda tumbuh akar dan tunas baru (di tempat yang memiliki naungan).
  5. Jika sudah muncul akar dan tunas baru, bulb siap ditanam

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan simak pada video berikut ini:

Keterangan: Dalam video tersebut yang ditunjukkan adalah bulb Grammatophyllum stapeliiflorum. Cara tersebut dapat diaplikasikan pada hampir seluruh jenis anggrek Grammatophyllum termasuk scriptum.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.