Dendrobium

Mengenal Anggrek Dendrobium macrophyllum

Anggrek Dendrobium macrophyllum di Indonesia terkenal dengan nama anggrek jamrud. Di Papua Nugini anggrek ini memiliki nama anggrek Pastor. Den. macrophyllum merupakan salah satu ikon spesies Indonesia dimana penyebarannya sangat luas mulai dari Jawa, Sumatra, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Penyebarannya selain di Indonesia cukup luas yaitu disekitaran kepulauan pasifik, Malaysia dan Filipina.

Dikenal sebagai anggrek jamrud karena karakternya yang khas dengan warna hijau pucat. Memiliki kemampuan adaptasi yang cukup kuat, macrophyllum dapat hidup mulai di daratan rendah hingga ketinggian 500 dpl. Bahkan di Papua anggrek ini masih ditemui pada ketinggian 1.500 dpl. Den. macrophyllum adalah tanaman epifit (menempel pada pohon) dan hidup bergerombol berupa rumpun-rumpun besar dan perkembangannya tergolong sangat cepat. Pada lingkungan budidaya, tanaman ini dijumpai dengan ukuran sedang hingga besar.

Karakteristik Anggrek Dendrobium macrophyllum

bunga anggrek dendrobium macrophyllum

bunga anggrek dendrobium macrophyllum

Daun bisa berjumlah 2 sampai 4 helai tumbuh dari pucuk pseudobulb, agar berdaging (tebal), memiliki serat lurus dan terlihat jelas, warna hijau hingga kekuningan, bentuknya agak lonjong (oblong elips) dan bisa cukup panjang.

Pseudobulb memiliki bentuk yang agak unik dan terlihat kokoh. Pada pangkal pseudobulb terlihat ramping dan menggemuk di bagian tengahnya. Pseudobulb memiliki rusuk-rusuk kecil yang sangat jelas apabila dilihat. Warna pseudobulbnya kuning.

Tangkai bunga memanjang dan cukup besar sekitar 30-40 cm dari ujung bulb. Dalam satu tangkai biasanya terdapat 25 sampai 30 kuntum bunga.

Bunganya beriameter sekitar 2 sampai 5 centimeter berwarna hijau pucat atau kekuningan.  

Lips berwarna merah marun (berbentuk sulur atau garis) dan bagian belakan sepal terdapat bulu atau rambut yang menyebar rata biasanya berwarna hijau. Bunga dendrobium macrophyllum mekar cukup lama hingga 1 bulan. Bahkan menurut pengalaman kami jika dibudidayakan pada ketinggian di atas 350 dpl bisa berbunga hingga satu setengah bulan dengan kategori lingkungan yang memiliki hawa hangat hingga sejuk di dalam maupun di luar greenhouse (selama tidak mendapatkan curah hujan tidak terlalu tinggi).

Dendrobium macrophyllum cenderung mudah dirawat dan rajin berbunga terutama jika di letakkan pada tempat yang banyak mendapatkan sinar matahari.

Perawatan dan Budidaya Anggrek Dendrobium macrophyllum

Penanamannya tergolong mudah sebagaimana jenis dendrobium lainnya. Jika dibudidayakan atau ditanam di dalam pot, maka anggrek ini memerlukan media yang tidak banyak menyimpan kelembapan. Media yang bisa digunakan sangat banyak mulai dari pakis cacah kasar, pecahan genteng/bata, potongan kayu dan lain sebagainya.

karakter anggrek dendrobium macrophyllum

Seperti foto yang bisa anda lihat di atas, kami menanam rumpun yang sudah besar di dalam pot tanah karena tidak mudah terguling.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.