Coelogyne

Mengenal Anggrek Coelogyne

Coelogyne berasal dari bahasa Yunani koilos dan gyne. Secara harfiah kedua kata tersebut dapat diartikan sebagai rongga wanita. Kemudian penamaan untuk anggrek ini merujuk pada bentuk column (alat reproduksi pada bunga anggrek yang berbentuk pipa) yang menjadi cirikhas dari anggrek Coelogyne. Anggrek memiliki ratusan spesies yang tersebar di daerah yang memiliki iklim panas hingga dingin seperti Kalimantan, Sumatra, Jawa, untuk yang Indonesia dan India, China dan kepulauan Fiji untuk yang luar negeri. Anggrek ini dapat tumbuh secara terestrial maupun litofit. Coelogyne memiliki rizoma yang keras dengan panjang bervariasi. Bahkan ada jenis-jenis tertentu yang memiliki rizoma yang menjalar dengan bulb yang menjauhi induknya.

Rizoma adalah batang yang tumbuh secara horizontal sepanjang atau di bawah permukaan media tanam. Rizoma mengeluarkan akar yang tumbuh di dalam media tanam. Rizoma dapat membentuk tunas baru. Biasanya dalam waktu yang lama rizoma ini akan membesar dan berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan cadangan makanan.

Bunga Anggrek Coelogyne Asperata Sedang Mekar

Bunga Anggrek Coelogyne Asperata Sedang Mekar

Ciri-ciri Tanaman Anggrek Coelogyne

Bentuk Pseudobulb

Bulb adalah bagian batang yang membesar dan berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan. Bentuk bulb yang dimiliki oleh anggrek Coelogyne beraneka macam ada yang ovoid (kerucut, menggembung tapi agak pipih), kerucut (conical) dan silinder (bulat memanjang).

Karakter Daun

Pada satu batang atau bulb rata-rata terdapat dua daun (kanan dan kiri muncul dari ujung bulb). Bentuk daun ada yang lebar, panjang dan lebar berlipat (seperti daun tunas kelapa muda, red. Jawa: Cikal). Ciri utama yang mencolok adanya guratan urat yang searah dengan alur daun.

Karakter Tangakai Bunga

Tangkai bunga bermacam-macam ada yang tunggal dan ada yang banyak. Begitu juga ada yang memiliki tangkai panjang dan ada yang pendek. Tangkai bunga bisa muncul dari ujung bulb pada anggrek yang sudah dewasa, namun juga ada yang muncul bersamaan dengan tunas muda.

Aneka Ragam Bunga

Bunga Coelogyne sangat bervariasi dari bentuk, warna dan ukuran. Rata-rata atau sebagian besar Coelogyne memiliki bau harum seperti Coelogyne asperata dan Coelogyne pandurata (anggrek hitam). Terutama anggrek hitam ini memiliki kharisma dan popularitas tersendiri di kalangan penghobi dan kolektor karena keunikan warna bunga yang memiliki kombinasi hijau dan hitam. Kabarnya di Kalimantan anggrek hitam juga memiliki mitos tersendiri.

Pembudidayaan Anggrek Coelogyne

Anggrek Coelogyne bisa diperbanyak dengan membelah rumpun. Pembelahan rumpun bisa dilakukan dengan memotong rizoma. Agar lebih aman pemotongan rizoma dilakukan dengan menyertakan 2 atau 3 bulb. Jika sudah berpengalaman dan cukup memahami karakter tanaman, pembelahan rumpun bisa dilakukan hanya dengan menyertakan satu bulb saja. Ini berlaku Coelogyne yang memiliki rizoma pendek maupun panjang. Pada jenis yang memiliki rizoma pendek, caranya juga sama.

Tips setelah pemisahan rumpun: Setelah memisah rumpun sebaiknya tanaman tidak langsung ditanaman akan tetapi perlu dibiarkan terlebih dahulu pada tempat terbuka dengan alas yang dapat menyimpan kelembapan seperti mos atau pakis cacah yang agak halus. Teknik ini perlu dilakukan untuk mengkondisikan tanaman pada situasi terapi stress, sehingga tanaman secara alami akan mempertahankan kehidupannya dan tanaman tersebut akan segera memunculkan tunas baru.

Untuk melakukan terapi stress berikut ini adalah langkah-langkahnya:

  1. Siapkan alas untuk meletakkan mos atau pakis cacah. Bisa menggunakan karung bekas yang dibentangkan.
  2. Sebar mos atau pakis cacah sehingga membentuk lapisan tipis
  3. Letakkan bulb secara berjajar bulb yang sudah di split (jangan sampai menumpuk antara satu bulb dengan lainnya)
  4. Siram secara merata. Penyiraman dilakukan secara rutin seperti merawat anggrek pada umumnya.
  5. Tanam anggrek yang sudah memunculkan tunas baru pada media penanaman Coelogyne pada umumnya. Biarkan anggrek di tempat tersebut jika belum muncul tunas baru. Untuk anggrek yang benar-benar sehat akan dapat memunculkan tunas dalam waktu 2 minggu sampai 1 bulan.

Gallery Anggrek Coelogyne

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.