Ascocentrum

Mengenal Anggrek Ascocentrum (Ascocentrum Orchid)

Anggrek Ascocentrum memiliki penggemar yang cukup banyak karena keunikan bentuknya dan bunganya yang semarak. Ascocentrum juga popular sebagai Vanda mini karena karakter pohon dan daunnya yang sangat mirip. Pun begitu Ascocentrum memiliki postur yang jauh berbeda dengan Vanda. Ascicentrum memiliki batang pendek, yaitu sekitar 15 cm sampai 25 cm yang tertutup susunan daun. Daun anggrek Ascocentrum bersusun melintang membentuk huruf V seperti Vanda namun ukurannya juga lebih pendek, yaitu sekitar 11 cm saja.

Selain memiliki bunga dengan gerombol yang semarak, semua spesies Ascocentrum memiliki warna bunga yang cerah dan menyala – mulai dari kuning, orange, merah, dan putih. Tanaman yang sudah dewasa (memiliki batang sempurna) bahkan bisa memiliki 3 sampai 4 tangkai bunga sekaligus dalam sekali berbunga. Tak pelak jika Ascocentrum sangat indah jika ditanam di pot secara bergerombol. Namun para penghobi juga sering menanam anggrek jenis ini pada kayu atau pohon hidup bergerombol secara vertical. Pada satu tangkai bunga bisa muncul 40 kuntum bunga dan bahkan bisa lebih.
Untuk berbunga ascocentrum hanya memerlukan cukup cahaya dan bahkan bisa berbunga terus menerus sepanjang tahun.

Habitat dan Penyebaran Anggrek Ascocentrum

Ascocentrum memiliki karakter tumbuh monopodial (satu batang tumbuh terus-menerus). Meskipun dia dikategorikan sebagai monopodial tetapi ascocentrum setelah memiliki batang yang panjang maka akan tumbuh anakan-anakan baru dari ruas-ruas batang yang siap menjadi rumpun baru. Anakan-anakan baru tadi akan membentuk gerombolan baru dengan jumlah bisa mencapai 5 sampai 10 batang. Ascocentrum juga memiliki sifat epifit (menempel di pohon sebagai tanaman pelindung dengan cirikhas tanaman tersebut tidak mengambil makanan dari pohon yang ditempeli). Dengan karakter tersebut maka sangat mudah ditebak habitat dan penyebarannya, yaitu pada lingkungan yang hawa panas dan sedang di hutan terbuka.Di jawa anggrek ini banyak tumbuh di hutan jati, pohon asem, hutan pohon Sambi, dan daerah perkebunan. Di jawa timur hingga jawa barat anggrek masih bisa ditemui sebagai species asli contohnya adalah jenis Ascocentrum miniatum seperti tampak pada gambar di bawah ini.

Sebagai tambahan, Ascocentrum juga memiliki penyebaran hingga ke Nepal, Myanmar, Laos, Vietnam dan China.

Anggrek Ascocentrum miniatum

Perawatan yang Cukup Mudah

Ascocentrum memiliki penggemar yang luas mulai dari tingkat pemula, penghobi hingga kolektor yang benar-benar minded. Salah satu faktor yang melatarbelakanginya yaitu kemudahan dalam perawatan serta karakter tanaman mulai dari daun hingga bunga yang indah. Perawatan Ascocentrum bisa dilakukan dengan meniru habitat aslinya. Ini seperti yang kami lakukan dengan menanam Ascocentrum pada media yang berbeda-beda mulai dari pot, batang kayu, pakis tempel sampai di batang-batang pohon hidup. Satu kelebihan jika ditanaman pada media kayu hidup Ascocentrum memiliki pertumbuhan yang sempurna. Bahkan menurut pengalaman kami spora yang menyebar disekitarnya dapat tumbuh menjadi Ascocentrum kecil-kecil secara alami dengan bantuan angin.

Ketika di tanam di pot media yang dapat digunakan antara lain potongan kayu, pecahan genteng, kulit pinus, pakis, bahkan potongan akar bambu dan kain lapuk sekalipun dengan syarat media tersebut tidak menyimpan kelebihan air terlalu lama. Satu keistimewaan jika ditanam di pot ketika berbunga anggrek akan terlihat sangat menyala karena gerombolan bunganya yang rimbun. Selain sedap dipandang mata, ini adalah alternatif terapi yang sangat efektif untuk melepaskan kejenuhan selepas bekerja sehingga sangat cocok dijadikan hiasan di ruang tamu ataupun teras rumah.

Sebagai alternatif terakhir jika memang tidak mau repot membeli ataupun mencari media tanam untuk anggrek Ascocentrum, anda juga bisa menanam anggrek ini di tembok-tembok rumah dengan cara melekatkannya dengan straples. Trik ini juga bisa diterapkan untuk menempelkan di pohon atau batang kayu. Selebihnya, dalam perawatan sehari-hari cukup dilakukan pemupukan dan penyiraman dengan konsisten.

1 Comment
  1. Reply
    hamdani April 15, 2019 at 4:12 am

    Trm kasih informasinya. menurut literatur (sedikitnya 3 sumber berbeda) yang kami baca, jenis ini merupakan satu dari 29 species anggrek Indonesia yang dilindungi.
    Bagaimana sbnrnya perlakuan terhadap species yag dilindungi?

Leave a reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.