Dendrobium

Mengagumi Cantiknya Anggrek Dendrobium stratiotes

Ada ribuan jenis spesies anggrek Dendrobium. Setiap keindahan dan keunikan karakternya tak akan pernah pudar dimakan waktu. Buah karya alam yang sangat luar biasa, anggrek spesies kini menjadi buruan langka. Oleh karenanya beberapa jenis masuk dalam daftar konservasi di wilayah persebarannya masing-masing agar kelestariannya di alam tetap terjaga. Kini kita menyaksikan jenis-jenis anggrek hybrid hasil campur tangan manusia yang beberapa diantaranya memiliki karakter bahkan jauh lebih eksotis ketimbang indukannya.

Pun anggrek hybrid lebih eksotis, tentu ia tidak akan pernah ada tanpa nutfah kedua spesies aslinya. Ribuan ucapan terimakasih senantiasa harus tetap kita ucapkan kepada orang-orang yang berjasa menumbuhkan anggrek-anggrek spesies baru. Itu semua tidak akan terwujud tanpa adanya konsistensi dan ketelatenan dalam waktu yang terkadang sulit kita bayangkan.

stratiotes merupakah anggrek yang termasuk dalam section Spatulata dalam genus Dendrobium dengan cirikhas bentuk petal seperti tanduk yang sedikit melintir. Dendrobium stratiotes sudah menurunkan beberapa hybrid primer terkenal seperti Dendrobium Sunda Islands (Dendrobium stratiotes x Dendrobium lineale).

Nah jika anda penasaran dengan spesies yang satu ini, berikut adalah pengalaman kami dalam merawat Dendrobium stratiotes.

Karakter Bunga Anggrek Dendrobium stratiotes

Ciri utama Dendrobium Spatulata memiliki petal seperti tanduk. Nah Dendrobium stratiotes juga khas dengan bentuk bunga itu, tinggi petalnya mencapai 5 cm. Pun demikian sepalnya tidak begitu lebar sehingga menciptakan komposisi yang sangat unik. Didukung dengan tangkainya yang lumayang panjang (hingga 30 cm) ditambah kuntum bunga yang lumayan rapat membuat bunga anggrek Dendrobium stratiotes mirip dengan barisan serdadu yang membawa bayonet.

Warna petal anggrek Dendrobium stratiotes berwarna hijau muda sedangkan sepalnya putih. Ditambah dengan guratan warna ungu berdasar putih pada lip (lidah bunga) menciptakan karakter yang sangat unik.

Bagi pemula mungkin masih bingung membedakan antara Dendrobium stratiotes, Dendrobium antennatum, Dendrobium bicaudatum, dan Dendrobium leporinum. Semuanya memiliki karakter petal, sepal dan lip yang hampir mirip. Pembeda antara keempat spesies tersebut sebenarnya mudah dikenali. Dendrobium antennatum sangat mirip tapi warna petalnya lebih ke hijau pekat. Kalau Dendrobium bicaudatum memiliki petal (tanduk) warna hijau kecoklatan. Dendrobium leporinum memiliki jenis spesies lumayan banyak. Pembeda utama dari Dendrobium stratiotes adalah bentuk lidah bunganya (berbentuk seperti anak panah) agak panjang.

Lama Mekar Bunga Mampu Bertahan Hingga 3 Bulan

Salah satu nilai eksotisme yang ditawarkan oleh anggrek Dendrobium stratiotes adalah waktu mekarnya bunga yang cukup lama. Berdasarkan pengalaman kami anggrek ini mampu mekar selama 3 bulan. Berikut adalah gambaran lingkungan, metode perawatan, dan media tanam yang kami pakai:

  • Lingkungan pencahayaan terang (sekitar 70%)
  • Metode perawatan intensif dengan frekuensi pemupukan 2 kali seminggu sejak dari masa aklimasi (keluaran dari botol).
  • Pupuk yang digunakan adalah organik + kimia diaplikasikan secara selang-seling
  • Metode penyiraman tunggu media sampai benar-benar kering, baru boleh disiram lagi
  • Media tanam menggungakan campuran pakis cacah, arang dan pecahan batu-bata

 

Kebutuhan Sinar Matahari Dendrobium stratiotes

Dalam perawatan Dendrobium stratiotes aspek yang paling utama adalah pencahayaan lingkungan. Anggrek ini sangat suka sinar matahari, bahkan mampu hidup di lingkungan dengan intensitas cahaya hingga 90% (full sun). Pun demikian ia masih bisa mentolerir lingkungan sejuk dengan pencahayaan minim. Jika kurang pencahayaan, maka pertumbuhan batangnya tidak maksimal (lebih kecil) dan karakternya akan menjadi agak lembek.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.