Berbagi Tips

Cara Mudah Menanam dan Merawat Anggrek

Merawat anggrek di Indonesia terbilang cukup mudah. Tanaman yang dikenal memiliki penggemar yang luar biasa dan karakter unik ini pada dasarnya membutuhkan iklim dan lingkungan yang memiliki curah hujan cukup serta perbedaan suhu yang tidak begitu jauh. Secara geografis Indonesia sangat memberi keuntungan bagi habitasi anggrek karena Indonesia sangat dekat dengan garis katulistiwa dimana pergantian iklim tidak terjadi secara ekstrim.

Indonesia juga dikenal sebagai tempat yang melahirkan beraneka ragam jenis spesies anggrek. Bahkan hampir semua pulau di Indonesia memiliki jenis spesiesnya masing-masing. Katakanlah pulau Jawa, memiki jenis species Phalaenopsis amabilis (Anggrek Bulan Putih), Paphiopedilum javanicum atau yang memiliki nama lain Cordula javanica (Anggrek Kantong Semar) dan masih banyak species lainnya. Di pulau Sumatra ada species yang paling terkenal yaitu Bulbophyllum sumatranum. Di Papua di kenal ada spesies Dendrobium yang sangat popular dengan keeksotisannya dengan bentuk bunga batik dan cirikhas kribo yang berpadu dengan warna khas hijau kekuningan. Yang terakhir ini memiliki nama popular Dendrobium spectabile. Dari berbagai jenis anggrek yang disebutkan bisa tumbuh subur dan berbunga maksimal di hampir seluruh wilayah Indonesia. Itu artinya dalam perawatan anggrek, masyarakat Indonesia sudah sangat diuntungkan dengan konidis alam dan iklim yang ada.

Cara Merawat Anggrek

Penggemar anggrek di Indonesia semakin tahun semakin membludak dan disinilah banyak orang yang ingin menanam ataupun membudidayakan tanaman yang dikenal sebagai famili Orchidaceae tersebut. Bahkan anggrek dianggap sebagai tanaman hias yang tidak pernah terpengaruh oleh trend tanaman hias lainnya. Hal ini yang membuat para kolektor maupun pembudidaya selalu optimis dengan eksistensi anggrek sebagai tanaman yang selalu digandrungi dari masa ke masa. Terlebih dari itu anggrek tidak membutuhkan perawatan yang rumit dan mudah dilakukan oleh siapapun. Anggrek sangat mudah dirawat dan dibudidayakan, pertama bahwa anggrek tidak membutuhkan tempat yang luas, tidak membutuhkan kebutuhan hidup yang banyak, bisa ditanaman di berbagai media yang sudah tersedia di lingkungan sekitar, dan pada akhirnya semua itu membutuhkan biaya yang cukup sedikit untuk melihat anggrek bisa tumbuh dengan baik dan berbunga.

Prinsip Dasar Dalam Merawat Anggrek

Sebenarnya dalam merawat anggrek pada semua fase pertumbuhan adalah sama, yaitu konsistensi dan disiplin terutama pada penyiraman dan pemupukan. Sebenarnya ini adalah hal yang sering diajukan oleh hampir setiap pengunjung yang datang di kebun kami, yaitu seputar penyiraman dan pemupukan. Banyak orang yang menyamakan perawatan anggrek seperti tanaman hias lainnya yang cenderung membutuhkan penyiraman setiap hari.

Padahal pada kasus yang sering kami temukan justru kegagalan para penghobi anggrek disebabkan karena terlalu banyak penyiraman. Disinilah mengapa anggrek tidak bisa hidup dengan kejenuhan air yang tertampung di wadah tanam dan pada akhirnya akan menyebabkan akar membusuk. Selain berakibat pada pembusukan akar, kelebihan air juga memicu bakteri dan jamur. Inilah alasannya mengapa media tanam yang dibutuhkan oleh anggrek harus bersifat tidak menyimpan air seperti pakis, arang, potongan kayu, pecahan genteng, dan sebagainya.

Dalam hal pemupukan pada dasarnya anggrek membutuhkan nutrisi yang hampir sama dengan semua jenis tanaman. Pupuk yang bisa digunakan untuk anggrek harus memiliki kandungan yang lengkap baik unsur mikro maupun makro. Yang perlu diingat dalam pemupukan, anggrek tidak mampu untuk mengkonsumsi nutrisi dengan kapasitas yang berlebihan. Oleh karena itu pemupukan harus dilakukan secara intensif dengan dosis rendah.

Lingkungan yang Disukai Anggrek

Lingkungan ideal untuk anggrek bisa tumbuh dengan baik, adalah lingkungan yang memiki sirkulasi udara yang bagus serta memiliki intensitas cahaya yang cukup. Meskipun pada aplikasinya kebutuhan tersebut tidak sama antara spesies satu dengan yang lainnya. Di era sekarang kita bisa sangat mudah memanipulasi lingkungan sekitar agar sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan oleh jenis anggrek yang ditanam. Misalnya, untuk mengurangi intensitas cahaya bisa menggunakan shading net. Untuk mengurangi kelebihan sinar ultraviolet kita dapat memanfaatkan plastic UV yang dipasang sebagai naungan screen house.

2 Comments
  1. Reply
    Rina August 26, 2018 at 1:53 am

    Met pagi. Saya Rina. Bisa berbagi tipsnya bagaimana membuat anggrek grammaphyllum berbunga. Saya punya tanaman ini dan lumayan rimbun. Saya baw bibit ini dulu dr Bangka. Usianya dan lebih dr 10 tahun tp belum pernah berbunga. Thx

    • Reply
      anggrek November 30, 2018 at 2:42 pm

      Saya kasih tips dasarnya aja ya bu…

      1. Upayakan untuk tidak melakukan repotting sampai akar angin benar-benar memenuhi seluruh ruangan di atas pot
      2. Usahakan tidak memindah arah dan tempat tanaman
      3. Hanya siram jika media sudah benar-benar kering

      Lakukan hal di atas sampai berbunga…hehehe

Leave a reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.